Ciri-ciri Seseorang yang Mengalami Buta Warna
Hallo, Sobat Seputartekno|Buta warna merupakan sebuah kelainan pada
mata yang diakibatkan oleh ketidakmampuan sel kerucut pada mata untuk menangkap
spektrum atau gradasi warna tertentu. umumnya disebabkan karena faktor genetis,
atau kelainan genetika kromosom x yang diturunkan dari orang tua
keanaknya. Buta warna hanya dialami duni 1 banding 10. Kebanyakan dibawh
oleh gen ibu.
Buta warna terjadi ketika syaraf reseptor cahaya di retina mata mengalami
perubahan, terutama sel kerucut. Sel-sel Saraf retina terdiri atas sel batang
dan sel kerucut, Untuk sel Batang peka terhadap hitam dan putih, untuk
sel kerucut peka terhadap warna lain selain warna hitam dan putih. Untuk
penyebab dan faktor resiko Buta selengkapnnya dibawah ini.
Sumber : Google
Faktor resiko
dan Penyebab buta warna
1. Karena faktor genetika pengaruh kromosom x lebih sering terjadi pada
pria dibandingkan wanita.
2. Faktor Usia Pengaruh degradasi komosom yang berkurang seiring dengan
penambahan usia.
3.Bahan kimia seperti Pupuk, faktor akibat penyakit tertentu seperti
alzheimer, anemia,dan diabetes.
4. Akibat Efek samping dari berbagai jenis pengobatan tertentu Seperti Chloroquin untuk pengobatan malaria, Ethambutol pengobatan TBC Paru, dan jenis pengobatan Penyakit jantung contoh obatnya digoxin.
4. Akibat Efek samping dari berbagai jenis pengobatan tertentu Seperti Chloroquin untuk pengobatan malaria, Ethambutol pengobatan TBC Paru, dan jenis pengobatan Penyakit jantung contoh obatnya digoxin.
Ciri dan Tanda-Tanda Buta Warna
Terkadang seseorang yang menderita buta warna malah tidak menyadari sampai
dirinya menjalani tes buta warna. Gradasi warna tententu tidak akan
terlihat dan sulit untuk membedakannya pada penderita buta warna parsial dimana
hanya sebagian warna saja yang tidak bisa dibedakan. sebagai contoh buta warna
paling sering terjadi yaitu buta warna merah dan warna hijau, mereka mungkin
akan sulit membedakan warna merah dan hitam, atau warna hijau akan terlihat
seperti warna ungu. Pembuktian ada atau tidaknya buta warna hanya bisa di
ketahui melalui Tes Ishihara.
Klasifikasi Jenis Buta Warna
Pembagian buta warna secara garis besar buta warna
dibagi menjadi dua jenis yaitu buta warna parsial atau buta warna sebagian, dan
buta warna total. Namun secara specifik ada tiga jenis yaitu trikomasi,
dikromasi, monokromasi.
1. Buta Warna Trikromasi
Akibat perubahan sensitifitas warna dari satu jenis atau lebih sel kerucut.
macam-macam trikomasi antara lain.
- Tritanomali atau kelemahan penglihatan untuk warna biru.
- Deuteromali atau Adanya Gangguan penglihatan pada warna
hijau.
- Protanomali yaitu kelemahan pada warna merah.
2. Buta Warna Dikromasi
Buta Warna yang terjadi karena tidak adanya satu dari tiga jenis sel
kerucut pada retina mata, pembagiannya sebagai berikut:
- Tritanopia adalah Buta warna karena sel kerucut yang
tidak peka terhadap biru
- Deuteranopia adalah Buta warna karena sel kerucut yang
tidak peka terhadap warna hijau.
- Protanopia adalah Buta warna karena sel kerucut yang
tidak peka terhadap warna merah
3. Buta warna Monokromasi
Jenis buta warna ini sangat jarang terjadi, Buta warna monokromasi ditandai
dengan berkurangnya ataupun hilangnya semua penglihatan warna, sehingga warna
yang terlihat hanya warna hitam dan putih saja.
Tes Buta Warna
untuk membuktikan ada atau tidak nya buta hanya dapat diketahui dengan
melakukan tes ishihara, dimana tes tersebut dilakukan dengan
menunjukkan buku yang berisi perpaduan warna-warna, disetiap lembaran buku akan
ada warna berbeda dan memiliki titik fokus tertentu, biasanya berupa angka atau
huruf yang dibuat dari beragam warna sejenis, atau perpaduan warna.
Untuk Penderita buta warna parsial atau buta warna ringan hanya sebagian
warna saja yang tidak terdeteksi. dan tidak dapat dibedakan. Untuk
mengetahui apakah menderita buta warna atau tidak sangat
disarankan untuk melakukan tes buta warna di klinik-klinik
kesehatan,puskesmas, atau rumah sakit. sekarang ini juga sudah ada tes buta
warna melalui website online anda bisa mencari nya di google search.
Jika anda menderita buta warna, janganlah merasa terpinggirkan. banyak
penderita buta warna yang bisa menjalani kehidupan normal. bahkan banyak orang
hebat sekalipun yang menderita buta warna, rata-rata buta warna
parsial/sebagian. Buta warna bukanlah penyakit serius, walaupun berbagai jenis
pekerjaan mungkin tidak cocok untuk anda seperti bagian kesehatan, kedokteran,
farmasi, TNI polri, dan elektronika
Namun masih banyak pekerjaan lain yang cocok untuk anda geluti dan sama
sekali tidak ada sangkut pautnya dengan buta warna, seperti menjadi dosen,
guru, marketing dan berbagai pekerjaan hebat lainnya bisa anda lakukan. jadi
sebelum terlambat segerala kukan pemeriksaan tes buta warna untuk bisa
menentukan arah yang tepat sesuai dengan cita-cita anda.
Terima Kasih, Semoga bermanfaat.
Sumber : http://www.idmedis.com/2015/09/buta-warna-penyebab-tanda-jenis-dan-tes.html

No comments: